7 Bandara Paling Mengerikan di Dunia - Bandara adalah tempat lepas landas serta mendaratnya pesawat biasa cuaca buruk senantiasa jadi halangan bagi beberapa pilot untuk lepas landas dan pendaratan pesawat tetapi nyatanya ada bandara didunia ini yang cukup mengerikan untuk beberapa pilot untuk melakukan lepas landas dan pendaratan pesawat, di bawah ini adalah 7 Bandara Paling Mengerikan di Dunia.
1. Bandara Saba, Karibia
Dijuluki salah satu landasan pacu terpendek didunia, sekira 1. 300 meter, pilot menggambarkan mendarat di jalur ini lebih mirip mendarat di kapal induk. Pesawat mesti terbang ke tebing saat sebelum membuat suatu belokan tajam ke kiri dan pada akhirnya mendarat dengan mulus. Landasan ini terletak tinggi diatas lautan sekitarnya, dengan tebing terjal di tiga sisi.
2. Bandara Paro, Bhutan
Dikelilingi oleh puncak Himalaya yang menjulang tinggi, Paro yaitu salah satu bandara dunia yang paling menantang untuk pilot. Kenyataannya, sekarang ini cuma delapan pilot didunia yang disertifikasi untuk dapat mendarat di bandara ini. Terdapat di lembah yang dalam, mendarat di bandara ini mengharuskan beberapa pilot ‘bernegosiasi’ dengan serangkaian gunung, turun dengan cepat, lalu berbelok curam ke kiri segera saat sebelum mendarat.
3. Bandara Matekane, Lesotho
Terdapat di pegunungan tinggi, lepas landas ataupun mendarat di ujung Matekane yang tingginya 2. 000 kaki perlu ketrampilan luar biasa dari pilot. Prosesnya bakal sangatlah tergantung pada keadaan angin. Pesawat yang bakal parkir disini tak dianjurkan untuk terbang sebelum mencapai akhir landasan pacu di ketinggian 1. 312 kaki.
4. Bandara Sea Ice Es Runway, Antartika
Diukir di es laut dari Ross Island setiap tahun, landasan pacu sepanjang 2, 5 mil ini beroperasi sebagian besar pada musim panas di Antartika. Pilot mesti hindari mendarat terlampau berat serta pesawat mesti diawasi dengan cara ketat untuk meyakinkan tak tenggelam lebih dari 10 inci ke dalam es.
5. Bandara Princess Juliana International Airport, St Maarten, Karibia
Penerbangan mendekati Bandara Internasional Putri Juliana mesti melalui atas air, tepatnya Pantai Maho, serta pilot mesti bikin instrumen kontrol teratur untuk meyakinkan terjaganya ketinggian yang sesuai sama. Pasalnya, jarak pada laut dengan tubuh pesawat demikian dekat. Lepas landas akan memaksa pilot membelok tajam ke kanan serta memutar untuk menghindari gunung di ujung landasan.
6. Bandara Tenzing-Hillary, Lukla, Nepal
Bandara satu ini di bangun untuk para pendaki Gunung Everest. Disana penerbangan cuma bisa dikerjakan pada siang hari waktu cuaca cerah. Tetapi saat angin berembus kencang serta langit condong berawan, bandara bakal ditutup untuk semua penerbangan.
Mempunyai panjang landasan 460 meter serta lebar 20 meter, tak ada alasan untuk pilot buat melakukan kekeliruan waktu lepas landas atau mendarat. Karena landasan alami kemiringan di ujungnya serta segera ke arah lembah, mulai sejak 1973 sampai 2010 sudah berlangsung sembilan kecelakaan pesawat di bandara tersebut .
7. Bandara Kai Tidak, Hong Kong
Landasan pacu ini ada di utara Teluk Kowloon, Kowloon, Hong Kong. Dikelilingi pegunungan, pendaratan di Bandara kai Tidak membuat susah karena mesti melalui daerah permukiman, hingga pilot mesti lakukan manuver susah saat sebelum pesawat menyentuh daratan. Lantaran sering berlangsung kecelakaan fatal, Bandara Kaipada akhirnya ditutup pada 1998.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar