Minggu, 21 Desember 2014

Hotel Terbesar di Dunia Ini Tak Pernah ada Tamunya

Hotel Terbesar di Dunia Ini Tak Pernah ada Tamunya - Hotel paling besar di Dunia yang bernama Hotel Prora sekurang-kurangnya mempunyai 10000 kamar tetapi anehnya hotel ini tak pernah ada tamu yang ingin bermalam di kamar kamar hotel yang sudah disediakan.

Hotel Terbesar di Dunia Ini Tak Pernah ada Tamunya

Hotel Prora yang merupakan hotel paling besar didunia ini di bangun pada tahun 1936 oleh Nazi. Hotel ini sebnarnya tidak cukup buruk pemandangan hotel ini sangatlah indah sebeab berada tepat dibibir pantai Pulau Ruegen, Jerman.

Setidaknya Hotel Prora ini mempunyai 10. 000 kamar jumlah yang cukup banyakuntuk sebuah hotel tetapi sejak di bangun 70 tahun lalu hotel ini belum pernah memperoleh tamu yang ingin bermalam di dalam kamar hotel ini.

Hotel Prora ternyata mempunyai sejarah panjang dalam pembangunannya dulunya Nazi membangun hotel ini untuk kepentingan kegiatan rekreasi bagi beberapa pekerja Jerman dan fasilitas untuk menyebarkan propaganda Nazi.

Hotel Prora mempunyai panjang bangunan mencapai 4, 5 kilometer yang di bangun 150 meter dari bibir pantai. Hotel ini rencananya akan dilengkapi sebagian sarana seperti i bioskop, aula untuk festival, kolam renang, serta dermaga yang bisa dipakai untuk kapal pesiar.

Setidaknya Nazi memperkerjakan 2000 karyawan untuk membangun hotel besar ini tetapi akibat perang yang dihadapi Nazi pembagunan hotel ini terhenti para karyawan yang membangun hotel ini dipindahkan untuk membangun gudang dan pabrik sejata.

Bangunan hotel yang setengah jadi pada akhirnya digunakan oleh militer Nazi untuk pos Militer pasukan Jerman timur.

Sekarang ini, semua pojok bangunan masih tetap sangatlah sepi walau sebagian blok dipakai untuk satu kepentingan. Pada 2011, misalnya, satu blok dirubah menjadi suatu hotel dengan 400 kamar. Tak hanya itu, belakangan ini suatu rencana baru pun di buat, Prora akan menjadi suatu resort wisata moderen dengan 300 tempat tidur yang meliputi lapangan tenis, kolam renang, dan pusat perbelanjaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar