Sabtu, 27 Desember 2014
Mengapa Mata Selalu Tertutup Ketika Bersin?
Mengapa Mata Selalu Tertutup Ketika Bersin? - Berbagai macam pemicu bersin, bisa karena alergi, kemasukan debu, atau karena sedang flu. Namun, hampir di pastikan, waktu bersin kebanyakan orang matanya senantiasa tertutup, serta sangatlah tidak mungkin bersin dengan mata terbuka, terlebih melotot. Mengapa demikian?
Dalam istilah medis bersin yaitu ‘sternutatory reflex’, yakni suatu refleks yang membuat seseorang bersin. Bersin adalah satu aktivitas yang positif, karena mempunyai manfaat membersihkan faring (rongga pada hidung, mulut, serta tenggorakan).
Walau tampak simpel, bersin adalah salah satu tindakan badan yang sangatlah rumit. Secara teknis bersin di produksi apabila ada kontak dengan iritasi di mukosa hidung, hingga merangsang saraf trigeminal. Nantinya, dapat merangsang pons serta medullai di otak, yang pada gilirannya menyebabkan reaksi saraf tambahan.
Sepanjang bersin, seperti diambil dari Theregister. co. uk, akan terjadi stress yang luar biasa pada tubuh, tekanan udara yang cukup penting terdapat pada mata.
Tekanan tambahan itu memanglah tidak akan membuat mata copot atau keluar, namun akan membuat mata terasa tak nyaman. Hingga, secara refleks seseorang akan menutup matanya waktu bersin juga sebagai bentuk perlindungan.
Diluar itu, ada dorongan waktu seorang bakal bersin mempengaruhi beragam organ badan termasuk juga perut, dada, leher, serta muka.
Waktu bersin impuls atau rangsangan akan berjalan melalui muka seseorang yang juga mengakibatkan kelopak mata tutup atau berkedip. Tanggapan ini berbentuk otomatis atau tak dapat dikontrol.
Banyak memang beredar mitos seputar bersin, diantaranya :
1. Pada zaman kuno beberapa orang yang meyakini, bahwa jiwa seseorang terbuat dari udara serta ada didalam kepala. Karena itu, bersin dikira juga sebagai suatu aktivitas yang akan mengusir jiwa seseorang.
2. Pada era pertengahan, beredar mitos yang menjelaskan, bahwa sakit sedikit saja dapat menyebabkan kematian, hingga orang-orang berasumsi, bahwa nada bersin yaitu suatu hal yang menakutkan. Serta orang-orang berupaya membuat perlindungan hidungnya dari suatu penyakit atau kematian.
3. Sekarang ini sebagian orang meyakini, bahwa jantung akan berhenti saat seseorang bersin, hal semacam ini yaitu mitos. Disangka mitos ini berkembang karena waktu bersin dada akan mengembang, tekanan terbangun, dan kemudian dilepaskan oleh dada. Pergantian desakan ini dapat mengakibatkan pergantian dalam aliran darah yang mengakibatkan pergantian irama jantung.
Waktu seseorang bersin, maka lendir atau benda-benda asing yang ada di mulut serta hidung akan keluar dengan kecepatan 161 km/jam. Karenanya, sebaiknya orang-orang tak perlu menahan bersin, lantaran ada bahaya-bahaya spesifik yang dapat berlangsung bila bersin itu ditahan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar